Untuk Apa Punya Harta?

May 4, 2010 at 9:25 am Leave a comment

Rumah Yatim Indonesia Tiga February 10 at 11:12am Reply
DUNIA ! UNTUK APA ?

Al-kisah, ada seorang lelaki tua yang pekerjaannya sebagai Petani Kangkung dengan kehidupannya sangat sederhana. Ia hanya memiliki satu rumah terbuat dari gubug kayu, memiliki seorang istri, dua orang anak dan satu buah sepeda tua. Suatu ketika, ia pergi besama anak dan istrinya naik sepeda ke sebuah taman. Sesampainya di taman tersebut, ia bermain bola bersama mereka. Ia tertawa riang bersama keluarganya.

Tidak lama kemudian datanglah seorang laki-laki bermobil mewah menghampirinya, lalu ia berkata, “Saya perhatikan dari tadi Bapak kelihatannya bahagia sekali, kalau boleh saya tahu, apa pekerjaan Bapak ya?”

Bapak tua menjawab, saya hanya seorang petani kangkung yang setiap hari membawa hasil pertanian saya ke pasar lalu saya menjualnya di pasar. Setelah terjual, hasilnya saya gunakan untuk memberikan nafkah kepada keluarga saya.”

Lelaki bermobil mewah bertanya kembali, seberapa banyak kangkung yang Bapak jual setiap hari? Ia menjawab, “Tergantung hasilnya Pak, tapi rata-rata antara 20 sampai 30 ikat. Dan satu ikatnya saya jual Rp 500,-”

Lelaki tersebut kemudian bertanya, “Mengapa bapak meminta pembiayaan dari Bank saja?” “Untuk apa?” jawab lelaki tua. “Supaya bapak bisa menambah modal pertanian bapak.” “Lalu untuk apa,?” tanyanya lagi.

Lelaki tersebut menjawab, “Supaya Bapak bisa menanam lebih banyak kangkung, dan bisa menjual lebih banyak ke pasar.” Lalu untuk apa? tanya Bapak tua lagi. “Kalau bapak menjual banyak, tentu bapak akan mendapatkan uang lebih banyak.” Jawab lelaki bermobil mewah tersebut.

“Lalu untuk apa?” jawab Bapak tua lagi. “Kalau bapak membawa uang lebih banyak, kehidupan bapak akan menjadi bahagia.” Kata lelaki tersebut.

Kemudian Bapak tua dengan tenang menjawab, dengan jawaban yang tidak akan pernah dilupakan lelaki tersebut. Katanya “Saya rasa saya tidak memerlukan semua itu,Pak. Karena jika yang dituju adalah kebahagiaan, maka alhamdulillah hidup saya dari dulu hingga saat ini sudah bahagia.”

Bukan tidak boleh kita punya banyak harta asal bukan untuk berbangga diri dan membuat orang lain ngiri
Bukan tidak boleh kita punya mobi mewah asal untuk mencari nafkah yang hasilnya dipakai untuk menolong keluarga dan orang-orang bawah ketika mendapatkan musibah
Bukan tidak boleh kita punya rumah megah asal kita masih ingat bahwa banyak orang yang belum memiliki rumah hanya untuk sekedar melepas lelah, Jika demikian maka itulah Kebahagiaan

” Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan yang melenakan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan menumbuhkan tanam-tanaman yang mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat kelak ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu ”. (QS. Al-Hadid/ 57 : 20)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Al Waqiah Khodam Surat Al Waqiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


May 2010
M T W T F S S
« Mar   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pages


%d bloggers like this: